Sabtu, 15 Oktober 2011

Surat Al Fatihah dan Terjemahannya

Berikut ini adalah Surat Al Fatehah serta terjemahannya. Disertai pula penjelasan singkat.


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (١)
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢)
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (٣)
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (٤)
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (٥)
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (٦)
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ (٧)

1. dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang[1].
2. segala puji[2] bagi Allah, Tuhan semesta alam[3].
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
4. yang menguasai[4] di hari Pembalasan[5].
5. hanya Engkaulah yang Kami sembah[6], dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan[7].
6. Tunjukilah[8] Kami jalan yang lurus,
7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.[9]

Penjelasan:
[1] Maksudnya: saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang Ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah Senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

[2] Alhamdu (segala puji). memuji orang adalah karena perbuatannya yang baik yang dikerjakannya dengan kemauan sendiri. Maka memuji Allah berrati: menyanjung-Nya karena perbuatannya yang baik. lain halnya dengan syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap nikmat yang diberikannya. kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji.

[3] Rabb (tuhan) berarti: Tuhan yang ditaati yang Memiliki, mendidik dan Memelihara. Lafal Rabb tidak dapat dipakai selain untuk Tuhan, kecuali kalau ada sambungannya, seperti rabbul bait (tuan rumah). 'Alamiin (semesta alam): semua yang diciptakan Tuhan yang terdiri dari berbagai jenis dan macam, seperti: alam manusia, alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati dan sebagainya. Allah Pencipta semua alam-alam itu.

[4] Maalik (yang menguasai) dengan memanjangkan mim,ia berarti: pemilik. dapat pula dibaca dengan Malik (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.

[5] Yaumiddin (hari Pembalasan): hari yang diwaktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa' dan sebagainya.

[6] Na'budu diambil dari kata 'ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

[7] Nasta'iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti'aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

[8] Ihdina (tunjukilah kami), dari kata hidayaat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

[9] Yang dimaksud dengan mereka yang dimurkai dan mereka yang sesat ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Rabu, 13 Juli 2011

Gangguan Makhluk Halus

Gangguan jin memang ada, oleh karena itulah kita disuruh membaca surat Al Falaq dan An Nas karena surat ini mengandung permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan setan manusia dan setan jin.

Rasulullah SAW pernah melihat di rumahnya ada budak perempuan yang wajahnya pucat, muram dan hitam.
Kemudian Beliau bersabda,
"Ruqyalah (bacakan ayat Al Qur'an) dia, karena dia terkena gangguan makhluk halus."
(HR. Al-Bukhari).

Sabtu, 02 Juli 2011

Beda Wafat dan Ajal

Wafat.
Kata wafat diambil dari kata wafa, yang artinya telah sempurna.
Kata wafat menunjuk pada telah sempurnanya usia manusia, dan ini mengandung arti bahwa Allah telah menentukan umur manusia di dunia ini.

Usia manusia telah dibatasi, sehingga ketika manusia telah mencapai batas itu, maka ia disebut telah wafat atau telah sempurnanya usia.
Kata wafat ini mudah kita jumpai dalam Al-Qur'an dengan bentukan kata yang beragam.

Ajal.
Sedangkan kata ajal berarti batas atau batas waktu.
Allah SWT berfirman,
"Apabila datang ajal mereka, maka tiada terlambat mereka sesaat pun dan tiada pula terdahulu."
(QS. Yunus: 49).

Ketika ada yang menyatakan telah datang ajal pada seseorang, maka itu artinya telah habis batas waktu kehidupan seseorang di muka bumi ini, karena dalam kehidupan ini, kita berada dalam koridor dan bingkai batas waktu hidup yang telah ditentukan Allah.

Senin, 27 Juni 2011

Hukum Khamer dan Judi

Hukum khamer adalah dosa besar.
Allah SWT berfirman,
"Mereka bertanya kepadamu tentang khamer dan judi.
Katakanlah:" pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya."
(QS. Al Baqarah: 219).

Kamis, 23 Juni 2011

Agar Doa Terkabul

Rasulullah SAW bersabda,
"Berdoalah kamu sekalian kepada Allah dan yakin akan dikabulkannya. Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah SWT tidak menyambut doa yang dipanjatkan dari hati yang lengah dan main-main."
(HR. Hakim).

Rabu, 08 Juni 2011

Unsur Doa

Diriwayatkan dari Imam Ahmad, Bazzar dan Abu Ya'la dari Abu Said bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tiada setiap muslim berdoa dengan suatu doa, dalam doa itu tidak ada unsur doa dan memutus tali silaturrahmi, kecuali pasti Allah pasti memberikan kepadanya dari satu hal:
Ada kalanya disegerkan doa baginya, ada kalanya disimpan untuknya di akhirat kelak dan ada kalanya dirinya dihindarkan dari keburukan."

Jumat, 03 Juni 2011

Wal Fitnatu

Wal fitnatu asyaddu minal qotli..
(QS. Al Baqarah: 191).

Artinya:
Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan.

Imam Ibnu Katsiq menjelaskan bahwa kata fitnah di sini dengan makna syirik.

Senin, 23 Mei 2011

Larangan Mempersulit

Larangan ini seperti yang pernah disabdakan oleh junjungan Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda,
"Permudahlah dan jangan kalian mempersulit, gembirakan dan jangan kalian menakut-nakuti."

HR. Bukhari.

Senin, 16 Mei 2011

Laki-laki Adalah Pemimpin

Allah SWT berfirman,
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka."

QS. Ar Nisa': 34.

Minggu, 08 Mei 2011

Kemaksiatan

Kemaksiatan, ia termasuk juga diantara perkara yang ditakdirkan oleh Allah SWT, tetapi haram diridhai sekalipun terjadi dengan takdir Allah SWT.

Barang siapa yang melihat kemaksiatan dari sisi bahwa ia adalah takdir yang termasuk perbuatan Allah SWT, maka ia wajib ridha padanya, dengan meyakini bahwa dalam hal ini Allah SWT adalah Maha Bijaksana.

Rabu, 04 Mei 2011

Berkah Sedekah

Kita semua telah mengetahui bahwa setiap sedekah pasti menyimpan keberkahan.
Ada hal-hal ajaib yang tak terduga dibalik sebuah sedekah, termasuk senyum.
Ada pelipatgandaan faidah yang meliputinya entah itu tampil secara kasat mata atau pun terendap secara sirr atau tersembunyi.

Sesuatu yang indah dan membuat hati menjadi sumringah, dialah sedekah senyum.
Karenanya, apakah Anda semua masih bisa tersenyum untuk menikmati hidup yang singkat ini....

Sudahkah Anda menghadapi kehidupan ini dengan jiwa tersenyum...

Sudahkah Anda sedekah senyum di hari ini....

Sudahkah Anda itu tulus dan diniatkan ibadah menurut sunnah Pemimpin Umat, Rasulullah Muhammad SAW...

Senin, 02 Mei 2011

Wanita Shalihah Taat Suami

Allah SWT berfirman,
"Sebab itu maka wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah, lagi memelihara diri ketika suaminya tidak di tempat.."
QS. An Nisa': 34.

Minggu, 01 Mei 2011

Barzah di Langit Dunia

Abu Muhammad ibn Hazm berkata bahwa,
Barzah yang dilihat oleh Rasulullah SAW pada malam Isra' adalah di lagit dunia.
Hal itu terjadi dalam keadaan terputus dari semua unsur.

Dan ini menunjukkan bahwa roh yang berada di sisi Adam itu berada di bawah langit yang terputus dari segala unsur yaitu tanah, air, api dan udara.

Sabtu, 30 April 2011

Kerinduan Allah Kepada Hamba

Ketika Allah SWT telah merindukan seorang hamba, maka kerinduan itu terwujud pada bentuk kematian.

Hal ini diungkapkan dalam ayat suci Al Quran surat Al Fajar ayat 27-30.
Allah SWT berfirman,
"Hai jiwa yang tenang.Kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai.
Dan masuklah engkau dalam kelompok hambaKu.
Dan masuklah engkau dalam surgaKu."

Jumat, 29 April 2011

Roh Dalam Tungku

Roh yang berada di dalam tungku api yaitu rohnya para pezina, laki-laki dan wanita.
Tattaqun lah.

Rabu, 27 April 2011

Ketika Masuk Kuburan

Ketika masuki kuburan, sunnah menyampaikan salam kepada mereka yang telah meninggal dunia.

Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabat agar ketika masuk kuburan membaca doa yang artinya,
"Semoga keselamatan dicurahkan atasmu wahai para penghuni kubur, dari orang-orang yang beriman dan orang-orang islam.
Dan kami, jika Allah menghendaki, akan menyusulmu.
Aku memohon kepada Allah agar memberikan keselamatan kepada kami dan kamu sekalian dari siksa."

HR. Muslim.

Senin, 25 April 2011

Menyeru Selain Allah

Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa mati dan dia menyeru selain Allah SWT sebagai tandingan, pastilah ia masuk neraka."

HR. Bukhari.

Jumat, 22 April 2011

Siapakah Pendusta Agama

Setiap kali membaca surat Al Ma'un dalam Al Quran pasti kita akan menemukan orang yang disebut sebagai pendusta agama.
Orang yang mengaku dirinya beragama islam tetapi pada dasarnya ia telah berdusta.

Diantara pendusta agama adalah orang yang tidak peduli terhadap anak yatim, tidak membantu fakir miskin dan orang yang lalai atau lupa akan shalat yang menjadi kewajiban baginya.

Kamis, 21 April 2011

Setiap Penyakit Ada Obatnya

Rasulullah SAW bersabda,
"Setiap penyakit itu pasti ada obatnya, jika tepat obatnya maka penyakit akan sembuh dengan izin Allah SWT."

HR. Muslim.

Rabu, 20 April 2011

Doa Minta Kesuksesan

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kemurnian iman dan budi pekerti yang baik serta kesuksesan yang disertai oleh keberuntungan dan aku mohon rahmat, kesehatan, keselamatan, pengampunan dan keridhaan dariMu.

Selasa, 19 April 2011

Fatimah binti Rasulullah

Tokoh wanita sahabat ini atau qudwah wanita muslimah merupakan putri pimpinan orang-orang yang bertakwa dan sebaik-baik manusia, bahkan ia putri kesayangan Rasulullah SAW.
Ibundanya adalah Khadijah binti Khuwailid, istri yang sangat dicintai Rasulullah SAW.
Fatimah diberi gelar Ummu Abiha, dan lahir ketika Nabi berumur 35 tahun, lima tahun sebelum masa kenabian.

Minggu, 17 April 2011

Derajat Bekerja

Orang Islam yang bekerja juga telah menunaikan titah Allah dan saran Rasulullah SAW.

Allah berfirman,
"Dan setiap mereka mendapat derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka balasan pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tidak dirugikan."
(QS. Al Ahqaaf: 19).

Sabtu, 16 April 2011

Umat Paling Utama

Adapun pada zaman diutusnya Rasulullah SAW, maka umat yang paling mulia dan utama adalah umat islam.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT,
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah yang mungkar, dan beriman kepada Allah.
Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik."
(QS. Ali Imran: 110).

Jumat, 15 April 2011

Dunia Ladang Persemaian

DalamIslam, pertanggungjawaban hidup kita adalah di akhirat.
Sekecil apapun itu, baik dan buruknya perilaku kita akan dipertanyakan di akhirat kelak.

Rasulullah SAW bersabda,
"Dunia itu adalah ladang persemaian untuk akhirat."

Dunia baik, buah di akhirat akan baik pula.
Dunia buruk, di akhirat pun akan buruk pula.
Tidak ada tawar menawar dalam Islam.

Kamis, 14 April 2011

Nikmat Waktu

Orang-orang yang menyia-nyiakan nikmat waktu akan dicela oleh Allah SWT.
Allah SWT berfirman,
"Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan apakah tidak datang kepada kamu pemberi peringatan."
(QS. Fathir: 37).

Selasa, 12 April 2011

Aisyah Penerang Hadits

Para pembesar sahabat dari Rasulullah SAW apabila menjumpai ketidakfahaman dalam masalah agama, maka mereka datang kepada Aisyah dan menanyakannya hingga Aisyah menyebutkan jawabannya.

Berkata Abu Nusa al-Asy'ari,
"Tidaklah kami kebingungan tentang suatu hadits lalu kami bertanya kepada Aisyah, kecuali kami mendapatkan jawaban dari sisinya."

Shohih Sunan at-Tirmidzi

Minggu, 10 April 2011

Haid

Dalam ilmu fiqih, paling cepat masa haid adalah sehari semalam, ada yang 2 hari, 3 hari dan selanjutnya.
Tapi rata-rata selama 6-7 hari, dan yang paling lama 15 hari.
Dan kalau lebih dari itu berarti bukan haid, melainkan darah penyakit.

Minggu, 03 April 2011

Kemudahan Menemukan Jalan Keluar

Kemudahan menemukan jalan keluar untuk umat Islam.
Pahamilah itu bukan semata-mat dari hasil usaha kita.
Segalanya datang dari Allah dan segalanya akan kembali kepada ALlah.
Ujian itu akan terangkat, kalau ALlah berkehendak mengangkat.

Sebaliknya, sekeras apapun usaha kita, bila Allah SWT tidak mengangkat ujian itu, maka usaha kita seperti menabur garam di air laut, tidak ada gunanya sama sekali.
Kekuatan fisik, kejernihan pikiran, ketahanan mental atau datangnya orang-orang yang menjadi penolong, semuanya tidak terlepas dari Irodat Allah.

Allah SWT berfirman,
"...barangsiapa bertakwa kepada ALlah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.."
(QS. at-Thalaq: 3).

Maka dari itu, pandanglah kemudahan dalam kesulitan itu secara arif dan luasa.
Masih ada banyak kemudahan lagi kalau kita mau dengan sungguh-sungguh untuk membacanya.

Kamis, 31 Maret 2011

Penyebab Cekcok Suami Istri

Perlu dimaklumi, diantara faktor yang dapat menimbulkan percekcokan antara suami istri adalah tidak adanya perasaan saling memahami antara kedua belah pihak.
Islam telah menetapkan adanya kewajiban saling memahami antara pasangan suami istri, bahkan menganjurkan dan mewajibkan mereka untuk menunaikan hak dan kewajiban mereka secara benar.

Allah SWT berfirman,
"Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha bijaksana."
(QS. Al-Baqarah: 228).

Senin, 28 Maret 2011

Boleh Duduk Untuk Shalat

Dalam agama Islam, orang yang sakit wajib melakukan shalat fardhu dengan keadaan berdiri meskipun agak membungkuk atau bersandar ke dinding, tonggak atau tongkat.

Jika tidak mampu melakukannya dengan keadaan berdiri, maka shalatlah dengan posisi duduk.
Yang lebih afdhol adalah dia shalat dengan posisi bersila pada waktu seharusnya berdiri dan rukuk, dan bersimpuh pada waktu yang seharusnya sujud.

Minggu, 27 Maret 2011

Adil Dalam Berpoligami

Selama ini para musafir dan ulama fiqih, yang kebanyakan dari kalangan laki-laki menafsirkan bahwa adil tersebut cukup hanya dalam memberikan nafkah lahir dan batin.
Karena hanya itu yang mungkin bisa diukur.

Padahal menurut saya adil tidak hanya di situ, tapi kita harus juga adil secara psikologis.
Artinya adil dalam cinta dan kasih, dan hal inilah yang sulit dilakukan oleh seorang laki-laki dalam mencapai keadilan terhadap istri-istrinya.

Minggu, 06 Maret 2011

Terkait Wali Allah

Terkait predikat kewalian seseorang tentunya kita mengetahui bahwa setiap mukmin mempunyai potensi menjadi wali Allah.

Sebagaimana dalam Al-Quran diterangkan,
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa."
(QS. Yunus: 62-63).

Adapun karomah memang biasanya diberikan kepada para wali tersebut sebagaimana dalam Al-Quran, mereka terkadang ditampakkan karomah ketika dibutuhkan.
Seperti karomah Maryam ketika ia mendapatkan rezeki berupa makanan di rumahnya.
(QS. Ali Imran: 35).

Jumat, 04 Maret 2011

Ali Bin Abi Tholib

Ali bin Abi Tholib adalah putra pembesar Quraisy, sepupu Rasulullah dan menantu Beliau.
Hidup bersama Rasulullah SAW sejak kecil dan Beliau adalah orang yang pertama masuk Islam dari kalangan anak-anak.

Perangainya lembut, santun dan pemberani.
Hal ini terbukti saat Beliau mewakili Rasulullah di tempat tidurnya tatkala dikepung dan akan dibunuh pada malam hijrah, padahal usianya masih sangat muda.
Beliau ditinggal sendirian oleh Rasulullah di Makkah ditengah teror dan interogasi orang-orang kafir yang tengah mencari Rasulullah dan Abu Bakar.

Beliaulah yang tampil dalam perang tanding pada Perang Badar dan Perang Ahzab dan berhasil membunuh lawannya.
Beliaulah pemimpin perang dan pembawa bendera pada Perang Khoibar serta pemimpin perang mengalahkan orang-orang Khawarij.

Beliau dikenal sebagai orang yang zuhud, benci dunia dan cinta akhirat, serta memiliki nasehat yang banyak dan sangat berharga dalam mengingatkan umat Islam terhadap fitnah dunia dan keutamaan akhirat.

Beliau mengatakan,
"Dunia bagaikan bangkai.Barangsiapa yang tamak kepadanya, hendaknya dia bersabar bergulat bersama anjing-anjing yang memperebutkannya."

Kamis, 03 Maret 2011

Berinfak di Jalan Allah

Berinfak di jalan Allah SWT termasuk sifat orang yang bertakwa.
Salah satu ciri-ciri orang yang bertakwa adalah selalu berinfak di jalan Allah SWT, termasuk infak yang wajib seperti zakat dan memberi nafkah untuk keluarga, serta shodaqoh-shodaqoh yang sunnah.

Firman Allah SWT,
"Petunjuk bagi mereka yang bertakwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka."
(QS. Al-Baqarah: 2-3).

Rabu, 02 Maret 2011

Memuji Allah

Setiap perbuatan baik yang tidak dimulai dengan memuji Allah, maka tidak sempurnalah perbuatan itu.
(HR. Abu Dawud).

Selasa, 01 Maret 2011

Sabar Yang Menolong

Seringkali kita salah dalam memaknai kesabaran.
Kesabaran sering kita bawa ke dalam perspektif yang justru negatif.
Sabar menjadi sangat samar karena bercampur dengan sikap terpaksa.

Sabar yang model terpaksa ini tidak akan mendekatkan diri kita pada kemudahan dan jalan keluar.
Sabar versi terpaksa ini tidak akan menurunka tensi emosional saat diterpa musibah atau terkena hamtaman.

Kita hanya menahan jasad untuk tidak melakukan reaksi negatif, sementara batin kita justru terus bergejolak.
Seperti bom waktu, ia bisa meledak kapan saja, dan ledakannya bisa jadi akan lebih dahsyat.

Senin, 28 Februari 2011

Kesempurnaan Risalah Islam

Kesempurnaan risalah Islam mengharuskan seluruh manusia tunduk pada tuntunan Islam.
Semua syariat yang terdahulu dengan sendirinya tergantikan oleh syariat Islam.

"...tetapi ia (Nabi Muhammad) sebagai utusan Allah dan penutup nabi-nabi..."
(QS. Al-Ahzab: 40).

Minggu, 27 Februari 2011

Peringatan Bagi Orang Yang Mengingkari Al-Quran

Salam saudaraku seagama Islam,

Allah memberikan peringatan kepada kita dengan ayat-Nya.
Sungguh Allah SWT memberi petunjuk kepada kita kalau kita mengingkari Al-Quran sesudah kita beriman, padahal Rasul itu benar dengan membawa Al Quran untuk kita, maka janganlah kita berbuat dzolim dengan mengingkari ayat-Nya.

Atau nanti malah kita yang akan tidak diberi petunjuk lagi jika melakukan perbuatan itu.
Karena petunjuk adalah suatu rahmat,dan kita harus bersyukur akan rahmat ini.

Allah SWT berfirman,
"Bagaiman Allah akan memberi petunjuk kepada kaum yang mengingkari (Al Quran) sesudah mereka beriman, padahal mereka mengakui bahwa Rasul itu benar dan dia telah datang kepada mereka dengan ( membawa Al-Quran sebagai bukti) keterangan yang nyata (dari sisi Allah).
Dan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang dzalim."
(QS.Ali-Imran: 86).

Sabtu, 26 Februari 2011

Menyembelih Kambing

Menyembelih kambing, penyembelihan harus sesuai syariat yang ditetapkan oleh agama Islam.

Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan cara yang baik kepada tiap-tiap segala sesuatu. Maka apabila kamu membunuh (hewan korban), hendaklah kamu membunuhnya dengan cara yang baik, dan jika kamu menyembelih hendaknya kamu menyembelihnya dengan cara yang baik dan hendaknya ia memudahkan (kematian) binatang yang disembelihnya."
(HR. Musllim).

Jumat, 25 Februari 2011

Hakikat Iman

Hakikat iman.

Allah SWT berfirman,
"Tetapi Allah menjadikan kamu sekalian (wahai para sahabat) cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan perbuatan maksiat.
Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus."
(QS. Al-Hujaraat: 7).

Kamis, 24 Februari 2011

Masa Iddah

Masa Iddah

Allah SWT berfirman,
"Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri tiga kali quru."
(QS. Al-Baqarah: 228).

Ayat di atas menjelaskan bahwa wanita yang hendak menikah tidak boleh (menikah) dalam masa iddah yaitu masa proses perceraian.

Rabu, 23 Februari 2011

Tahan Amarah Menggapai Surga

Setiap muslim dituntut untuk berakhlak islami.
Dan salah satu tanda ketakwaan berakhlak islami adalah mengendalikan sikap marah, dan itulah sifat penghuni surga.

Allah SWT berfirman,
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.
Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan."

(QS. Ali Imran: 133-134).

Selasa, 22 Februari 2011

Al-Quran Sebagai Penerangan

Sungguh Al-Quran itu sebagai penerangan dari sisi Allah untuk kita, supaya mengetahui apa yang telah Allah terangkan kepada kita semua dengan ayat-ayat Al-Quran.
Al-Quran sebagai petunjuk dari sisi Allah untuk kita, agar mengerjakan segala perintahNya, dan yang demikian itu sebagai pengajaran dari sisi Allah agar bertakwa, mengabdi kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman,
"(Sesungguhnya Al-Quran itu) penerangan bagi manusia dan petunjuk serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS.Ali Imran: 138).

Maka dari itu, mari kita pelajari Al-Quran supaya apa yang kita kerjakan tidak melampaui batas dari petunjuk Allah SWT.

Senin, 21 Februari 2011

Al-Quran Telah Turun

Wahai saudarku seagama, mari kita terima kitab Al-Quran yang telah Allah turunkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.
Janganlah ada kesempitan dalam mempelajari Al-Quran, karena kita tidak mempunyai waktu untuk mengerjakan perintah ALlah yang Allah ajarkan kepada kita dengan ayat-Nya.

Allah SWT berfirman,
"(Inilah) kitab (Al-Quran) yang diturunkan kepadamu, maka janganlah dadamu menjadi sempit karenya, supaya kamu memberi peringatan dan memberi pengajaran dengan (Al-Quran) kepada orang-orang yang beriman."
(QS.Al-A'raaf: 2).

Jumat, 18 Februari 2011

Mendoakan Kebaikan

Rasulullah SAW bersabda,

"Tidak ada seorang muslim pun yang mendo’akan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata,
"Dan bagimu juga kebaikan yang sama".
(HR. Muslim).

Kamis, 17 Februari 2011

Kain Kafan Untuk Pesugihan

Bagaimana jika seseorang menggunakan kain kafan atau bagian dari jenazah untuk mencari kesaktian atau pesugihan.

Tumbal mayit untuk pesugihan adalah termasuk perbuatan orang kafir dan musyrik, karena mereka mempercayai selain Allah SWT.
Sesungguhnya perbuatan orang musyrik itu adalah melawan kehendak Allah.

Allah SWT berfirman,
"Sesungguhnya orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya.
Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk."


Orang yang percaya akan kekuatan mayit atau ghaib merupakan perbuatan dosa syirik, karena dia telah menyekutukan Allah dan dia masuk neraka.

Minggu, 13 Februari 2011

Menerima Salam Non Muslim

Orang kafir tak pantas menerima salam.
Hadits berikut bisa dijadikan rujukan.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah kalian mendahului orang-orang yahudi dan Nasrani memberi salam.
Apabila kalian berpapasan dengan salah seorang diantara mereka di jalan, maka desaklah dia ke jalan yang paling sempit."
(HR. Muslim).

Aturan ini merupakan salah satu cara menghindarkan umat Islam dari pergaulan bebas dengan orang kafir.
Tentunya agar tidak terjerumus ikut-ikutan ajaran mereka.
Karena bergaul bebas dengan orang kafir tanpa mengindahkan aturan syariat, tidak saja membawa dosa, tapi dalam tingkatan tertentu bisa meruntuhkan sendi-sendi akidah kita.

Wallahu A'laam..

Jumat, 11 Februari 2011

Memberikan Hadiah

Untuk melanjutkan tips trik Cara Rasulullah SAW menjalin kemesraan dari sobat Uswah Islam, Hikmah Teladan, Tahtadun maka kali ini tipsnya adalah dengan memberikan hadiah.

Untuk menjaga nuansa keharmonisan keluarganya, Baginda Nabi mempunyai cara unik, yaitu memberi istri hadiah.

Ummu Kaltsum binti Salamah, ia berkata,
Ketika Nabi SAW menikah denganku, Baginda bersabda kepadaku,
"Sesungguhnya aku pernah memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian dan beberapa botol minyak kasturi, namun aku mengetahui ternyata Raja Najasyi telah meninggal dunia dan hadiah itu akan dikembalikan.
Jika hadiah itu memang dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya kepadamu."

(HR. Ahmad).

Kamis, 10 Februari 2011

Definisi Anak Yatim

Anak yatim bukanlah anak yang ditinggal mati oleh ibunya atau ditinggal pergi oleh orang tuanya sehingga terlantar hidupnya sebagaimana yang dipahami oleh masyarakat umum.

Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah dinamakan yatim setelah dia baligh."

Anak yang belum baligh, bila yang meninggal dunia ayahnya disebut yatim, bila yang meninggal dunia ayah dan ibunya disebut Lathim.
Dan bila yang meninggal dunia ibunya disebut 'Ujm.

Definisi ini perlu kita pahami agar kita tidak salah di dalam mengemban amanat dan mencari sumbangan untuk anak yatim.

Rabu, 09 Februari 2011

Mukjizat

Mukjizat adalah sesuatu yang sangat luar biasa yang tiada kuasa manusia membuatnya karena hal itu adalah di luar kesanggupannya.
Mukjizat ini hanya diberikan kepada Nabi-Nabi untuk menguatkan kenabian dan kerasulannya dan bahwa agama yang dibawanya bukanlah bikinannya sendiri, tetapi benar-benar dari Allah SWT.

Kepada Nabi-Nabi sebelum Nabi Muhammada SAW telah diberikan mukjizat yang bermacam-macam, seperti tongkat yang diberikan kepada Nabi Musa a.s yang dapat menelan semua ular yang didatangkan oleh tukang-tukang sihir Fir'aun dan dapat membelah laut, sehingga Nabi Musa a.s dapat menyelamatkan diri dari kejaran tentara Firaun.

Sebagaimana yang telah tertulis dalam Al-Quran.
Allah SWT berfirman,
"Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
Lalu Kami wahyukan kepada Musa:
"Pukullah laut dengan tongkatmu," maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.
Dan disanalah Kami dekatkan golongan yang lain. Dan Kami selamatkan Musa beserta orang-orang yang bersama dengan dia semuanya.
Kemudian Kami tenggelamkan golonga-golongan yang lain itu."
(QS. Asy-Syura: 45, 63, 64, 65 dan 66).

Selasa, 08 Februari 2011

Mengambil Harta Saudaranya

Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah sekali-kali engkau mengambil harta saudaranya, tidak dengan pura-pura dan tidak pula sungguh-sungguh.
Barang siapa yang terlanjur mengambil (sebagai contoh) tongkat saudaranya, hendaknya ia segera mengembalikannya."

(HR. Abu Dawud).

Tahtadun

Tahtadun blog juga mengulas tentang kecintaan kepada al-quran dan hadits Rasulullah SAW.
Mempelajari agar menjadi lebih mengerti dari sebelumnya.

Tahtadun blog yang bagus juga dan hampir mirip dengan tattaqun ini.

Minggu, 06 Februari 2011

Kerusakan di Darat dan Laut

Bertakwalah kepada Allah SWT dengan mengerjakan perintahNya dan jangan melanggar laranganNya.
Ketahuilah bahwa ketaatan memiliki pengaruh yan terpuji dan akhir yang membahagiakan dan begitu juga sebaliknya.

Allah SWT berfirman,
"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
(QS. ar-Rum: 41).

Maksudnya adalah bahwa berkurangnya hasil pertanian dan buah-buahan bisa jadi karena banyaknya maksiat.
Siapa yang bermaksiat kepada Allah di muka bumi ini, maka dia telah melakukan kerusakan padanya, karena kebaikan bumi dan langit terjadi karena ketaatan.

Sabtu, 05 Februari 2011

RasulPembawa Kabar Gembira

Allah memberikan petunjuk kepada hamba-Nya dengan diturunkankan al-Quran dan diutusnya Rasul pembawa kabar gembira berupa surga dan pemberi peringatan dari siksa Allah yang sangat pedih.

Allah SWT berfirman,
"(Mereka Kami Utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, supaya tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu.
Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
(QS. An-Nisa': 165).

Jumat, 04 Februari 2011

Fi'il Lazim

Fi'il Lazim adalah suatu fi'il atau kata kerja yang tidak membutuhkan obyek dalam kalimat, dan cukup dengan pelakunya saja.

Dalam bahasa Indonesia fi'il Lazim sepadan dengan kata kerja intransitif.
Diantara fi'il lazim adalah sulit, senang, berdiri, mengantuk dan lain-lain.

Wasiat Agung Rasullah Kepada Ibnu Abbas

Sahabat Abdullah Ibnu Abbas pernah bercerita,
Suatu hari aku duduk membonceng Nabi di atas sebuah kendaraan, lalu Rasulullah SAW memberiku wasiat agung yang sangat berharga.

Rasulullah bersabda,
"Wahai anak kecil, aku ingin mengajarkan kepadamu beberapa kalimat.
Jagalah (syariat) Allah maka engkau akan mendapatiNya di hadapanmu.
Apabila kamu meminta maka mintalah hanya kepada Allah.
Dan bila kamu memohon pertolongan maka mohonlah hanya kepada Allah.

Ketahuilah, seandainya seluruh umat ini berkumpul untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, tidaklah mereka mampu memberikan manfaat tersebut, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan untukmu.

Dan seandainya mereka bersepakat untuk memudaratkan dirimu, tidaklah mereka mampu memberikan kemudaratan tersebut, kecuali dengan sesuatu yang Allah tetapkan untukmu.
Telah diangkat pena dan telah kering shuhuf (lembaran-lembaran takdir)."

(HR. At-Tirmidzi).

Blog yang menceritakan kisah umat islam sebagai teladan ada di Kisah Islamiah 
Semoga bermanfaat.

Segala Yang Menimpa Hamba

Segala sesuatu yang menimpa seorang hamba di dunia ini, baik berupa kebaikan maupun kejelekan merupakan takdir Allah sekalipun hamba tadi ridho dengannya atau tidak.

Maka seorang mukmin wajib beriman kepada takdir ini.
Allah SWT beriman,
"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab sebelum Kami menciptakannya."
(QS. Al-Hadid: 22).

Qudwah Khasanah

Rasulullah SAW dan para sahabatnya merupakan Qudwah Khasanah (teladan yang baik).
Merekalah orang yang bersabar di dalam ketaatan kepada Allah.

Mereka penyeru di jalan Allah SWT.
Merekalah orang-orang yang berjihad, sabar dan mencari pahala dari Allah.
Mereka ridho dengan takdir-takdir Allah.

Oleh karena itu, berqudwahlah dan contohlah mereka, dan berjalanlah pada apa yang mereka berjalan di atasnya.

Tasabbahu Illam Takuunuu Mitslahun,
Innattasabbuha Bilkiroomi Falaakh.
"Sesungguhnya meniru orang yang mulia adalah suatu kemenangan."

Kamis, 03 Februari 2011

Jagalah Allah Maka Allah Akan Menjagamu

Umat Islam, kaum muslimin yang dimuliakan Allah...
Rasulullah SAW bersabda,
"Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu.
Jagalah Allah maka engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu."


Berkata al-Allamah Ibnu Rojab r.a.
Makna menjaga Allah adalah dengan menjaga batasan-batasan Allah, hak-hak-Nya, perintah-perintah-Nya dan larangan-larangan-Nya.
Bentuk penjagaan itu adalah dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Rabu, 02 Februari 2011

Ketika Hari Kepastian Datang

Ayat Al-Quran berikut ini menjadi penutup risalah kenabian yang diemban oleh Rasulullah Muhammad SAW.
Dakwah yang diperankan Nabi selama 23 tahun di kota Makkah dan Madinah berujung pada turunnya ayat ini.

Ayat ini turun tepatnya sembilan malam sebelum wafatnya Nabi.
Ada yang berpendapat tujuh hari.

Allah SWT berfirman,
"Dan takutlah (peliharalah) dirimu dari (azab yang terjadi) pada hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan pada Allah.
Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan).
(QS. Al-Baqarah: 28).

Hari yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah hari kiamat, meski ada beberapa mufassirun yang mengartikan sebagai hari kematian.
Kematian adalah sebuah keniscayaan bagi siapa saja yang memiliki nyawa dan hidup di dunia ini.

Namun, bagi orang yang beriman, ia justru menjadi pintu gerbang awal dalam menjalani kehidupan yang abadi setelah hari kiamat.

Selasa, 01 Februari 2011

Mengikuti Ajaran Rasulullah SAW

Mengikuti ajaran Rasulullah SAW adalah sebagai bukti kecintaan kepada Beliau.

Allah SWT berfirman,
"Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Rasulullah), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

(QS. Ali Imran: 31).

Jangan Bersantai Dengan Usia

Kita merasa usia kita masih terlalu panjang, namun tak kita sadari kita telah berada di depan pintu gerbang kematian.
Boleh jadi seseorang berangan-angan dengan usianya yang panjang, sehingga ia bersantai-santai dengan berbagai angan-angan dan cita-citanya itu.

Namun tiba-tiba saja ia telah berada di ujung tali angan-angan, sementara bangunan cita-cita telah runtuh.
Maka dari itu sebagai umat Islam kita tak boleh bersantai dengan usia.

Allah SWT berfirman,
"Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya."
(QS. Qof: 19).

Senin, 31 Januari 2011

Jangan Percaya Peramal

Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang mempercayai peramal, maka dia terlepas dari apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW."
(HR. Al-Bukhari).

Kenapa demikian karena peramal mengetahui sesuatu hal yang ghaib dengan perkiraan.
Peramal dan dukun memperoleh berita tentang sesuatu dari setan.

Hal itu sebagaimana yang diterangkan oleh Rasulullah SAW bahwa para dukun dan ahli nujum tersebut tidak mengetahui hal yang ghaib, tetapi mereka menjadi budaknya setan yang menguping pembicaraan dari langit.
Lalu apa yang setan dengar disampaikan kepada para peramal dan dibumbui dengan berbagai hal.

Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang mendatangi peramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari."

Syarat Ibadah Diterima

Setiap ibadah tidak akan diterima di sisi Alloh kecuali jika terpenuhi di dalamnya dua syarat.

1. Hendaknya amalan tersebut diikhlaskan semata kepada Allah, karena sesungguhnya Allah tidak akan menerima amalan kecuali yang dimurnikan semata kepada-Nya.

Allah SWT berfirman,
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus."
(QS. Al-Bayyinah: 5).

2. Hendaknya ittiba' (mengikuti) Rasulullah SAW karena sesungguhnya Allah tidak akan menerima amalan kecuali yang mencocoki dengan petunjuk Rasulullah SAW.

Allah SWT berfirman,
"Apa yang diberikan rasul kepadamu, maka terimalah.
Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah."

(QS. Al-Hasyr: 7).

Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa yang melakukan amalan yang tidak berdasarkan urusan dari kami maka ia adalah tertolak."
(HR. Al-Bukhari).

Jihad Adalah Ibadah

Begitu banyak nash-nash yang menunjukkan perintah Jihad.

Allah SWT berfirman,
"Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah."
(QS. At-Taubah: 41).

Rasulullah SAW bersabda,
"Berjihadlah melawan orang-orang musyrikin dengan harta kalian, jiwa kalian dan lidah kalian."
(HR. Abu Dawud).

Bulan Sabit

Pada dasarnya penentuan waktu dengan hilal (bulan sabit) merupakan pokok bagi semua manusia.

Allah SWT berfirman,
"Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit, katakanlah Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji."

Ini berlaku bagi semua manusia, baik yang muslim maupun kafir.

Jujur

Syariat Islam mengajarkan untuk selalu berbuat jujur dalam segala keadaan.

Jujur lahir batin.
Jujur lahir saja akan menimbulkan kerugian untuk Anda sendiri.

Allah SWT berfirman,
"Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu.
Jika ia kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya.
Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpan dari kebenaran.
Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan."

(QS. An-Nisa': 135).

Minggu, 30 Januari 2011

Syirik Dosa Besar

Syirik merupakan dosa yang paling besar.
Sebagai umat Islam kita harus menjauhi syirik ini.
Dosa syirik tidak diampuni Allah SWT jika pelakunya tidak bertaubat.
Dosa syirik menjadikan pelakunya kekal di neraka selama-lamanya.

Dosa syirik membatalkan semua amalan yang telah dikerjakan.
Bila demikian maka merupakan kewajiban kita semua untuk mewaspadai syirik dan menjaga diri agar tidak terjerumus ke dalam kubangannya.

Allah SWT berfirman,
"Dan jauhkanlah aku dan anak keturunanku dari menyembah berhala."
(QS. Ibrahim: 53).

Ayat al-Quran di atas adalah sebuah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim a.s.

Sabtu, 29 Januari 2011

Wajib Mandi Setelah Haid Berhenti

Wanita haid, jika telah suci maka dia wajib mandi dengan membersihkan seluruh badannya.
Hal ini berdasrkan dalil al-Quran sebagai berikut.

Allah SWT berfirman,
"Mereka bertanya kepadamu tentang haid, katakanlah haid itu adalah suatu kotoran.
Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid, dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci.
Apanila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu ditempat yang diperintahkan Allah kepadamu.
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."
(QS. Al-Baqarah: 222).

Imam Nujaim mengatakan,
"Segi perdalilan dari ayat diatas bahwasanya wajib bagi seorang istri memberikan hak berhubungan intim kepada suaminya.
Dan hal itu tidak boleh kecuali setelah mandi.
Apa saja yang menjadikan kewajiban itu tidak sempurna, kecuali dengannya maka hal itu menjadi wajib."

Dalil dari hadits.
Dari Aisyah r.a, Rasulullah SAW bersabda,
"Jika haid datang maka tinggalkanlah shalat, dan bila telah suci maka mandilah dan kerjakanlah shalat."
(Hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim).

Darah Haid Najis

Darah haid hukumnya najis, berdasarkan hadits Asma r.a, bahwasanya dia berkata,
"Ada seorang wanita yang menemui Rasulullah SAW kemudian bertanya,
'Seorang wanita pakaiannya terkena darah haid, apa yang harus dia perbuat?'

Rasulullah SAW menjawab,
'Hendaknya dia mengeriknya, menguceknya dengan air, kemudian mencucinya.
Lalu shalatlah dengan memakai pakaian tersebut."
(Hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Imam an-Nawawi mengatakan,
"Hadits ini menunjukkan bahwa darah haid adalah najis berdasarkan kesepakatan kaum muslimin."

Jumat, 28 Januari 2011

Kemenangan Telah Datang

Sesudah kota Mekah ditaklukkan, perang Tabuk juga telah usai.
Rasulullah tidak lagi menghadapi tugas-tugas berat.

Dalam tahun kesembilan hijrah ini, Rasulullah SAW menerima utusan-utusan kabilah-kabilah Arab dari segala penjuru yang datang berduyun-duyun menghadap Rasulullah.

Mereka menyatakan bahwa suku mereka menjadi pemeluk agama Islam.
Peristiwa menggembirakan ini diceritakan dalam Al-Qur'an surat An-Nashr ayat 1-3.

Allah SWT berfirman,
"Apabila pertolongan Allah dan kemenangan itu telah datang, dan telah kamu lihat manusia dengan berduyun-duyun memasuki agama Islam, maka bertasbihlah memuji Tuhanmu dan meminta ampun kepada-Nya.
Sesungguhnya Allah itu Penerima Taubat."
(QS. An-Nashr: 1-3).

Asal Usul Tattaqun

Tattaqun ini diambil dari ayat suci Al-Quran dari umat Islam, di antaranya terdapat dalam surat Al-A'raf ayat 65.

Allah berfirman,
"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad, saudara mereka Hud.
Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.
Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya."

(QS. Al-A'raf: 65).

Tattaqun berasal dari kata takwa.
Takwa kepada Allah SWT, dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.