Mukjizat adalah sesuatu yang sangat luar biasa yang tiada kuasa manusia membuatnya karena hal itu adalah di luar kesanggupannya.
Mukjizat ini hanya diberikan kepada Nabi-Nabi untuk menguatkan kenabian dan kerasulannya dan bahwa agama yang dibawanya bukanlah bikinannya sendiri, tetapi benar-benar dari Allah SWT.
Kepada Nabi-Nabi sebelum Nabi Muhammada SAW telah diberikan mukjizat yang bermacam-macam, seperti tongkat yang diberikan kepada Nabi Musa a.s yang dapat menelan semua ular yang didatangkan oleh tukang-tukang sihir Fir'aun dan dapat membelah laut, sehingga Nabi Musa a.s dapat menyelamatkan diri dari kejaran tentara Firaun.
Sebagaimana yang telah tertulis dalam Al-Quran.
Allah SWT berfirman,
"Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
Lalu Kami wahyukan kepada Musa:
"Pukullah laut dengan tongkatmu," maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.
Dan disanalah Kami dekatkan golongan yang lain. Dan Kami selamatkan Musa beserta orang-orang yang bersama dengan dia semuanya.
Kemudian Kami tenggelamkan golonga-golongan yang lain itu."
(QS. Asy-Syura: 45, 63, 64, 65 dan 66).