Ketika Allah SWT telah merindukan seorang hamba, maka kerinduan itu terwujud pada bentuk kematian.
Hal ini diungkapkan dalam ayat suci Al Quran surat Al Fajar ayat 27-30.
Allah SWT berfirman,
"Hai jiwa yang tenang.Kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai.
Dan masuklah engkau dalam kelompok hambaKu.
Dan masuklah engkau dalam surgaKu."
Sabtu, 30 April 2011
Jumat, 29 April 2011
Roh Dalam Tungku
Roh yang berada di dalam tungku api yaitu rohnya para pezina, laki-laki dan wanita.
Tattaqun lah.
Tattaqun lah.
Rabu, 27 April 2011
Ketika Masuk Kuburan
Ketika masuki kuburan, sunnah menyampaikan salam kepada mereka yang telah meninggal dunia.
Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabat agar ketika masuk kuburan membaca doa yang artinya,
"Semoga keselamatan dicurahkan atasmu wahai para penghuni kubur, dari orang-orang yang beriman dan orang-orang islam.
Dan kami, jika Allah menghendaki, akan menyusulmu.
Aku memohon kepada Allah agar memberikan keselamatan kepada kami dan kamu sekalian dari siksa."
HR. Muslim.
Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabat agar ketika masuk kuburan membaca doa yang artinya,
"Semoga keselamatan dicurahkan atasmu wahai para penghuni kubur, dari orang-orang yang beriman dan orang-orang islam.
Dan kami, jika Allah menghendaki, akan menyusulmu.
Aku memohon kepada Allah agar memberikan keselamatan kepada kami dan kamu sekalian dari siksa."
HR. Muslim.
Senin, 25 April 2011
Menyeru Selain Allah
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa mati dan dia menyeru selain Allah SWT sebagai tandingan, pastilah ia masuk neraka."
HR. Bukhari.
"Barang siapa mati dan dia menyeru selain Allah SWT sebagai tandingan, pastilah ia masuk neraka."
HR. Bukhari.
Jumat, 22 April 2011
Siapakah Pendusta Agama
Setiap kali membaca surat Al Ma'un dalam Al Quran pasti kita akan menemukan orang yang disebut sebagai pendusta agama.
Orang yang mengaku dirinya beragama islam tetapi pada dasarnya ia telah berdusta.
Diantara pendusta agama adalah orang yang tidak peduli terhadap anak yatim, tidak membantu fakir miskin dan orang yang lalai atau lupa akan shalat yang menjadi kewajiban baginya.
Orang yang mengaku dirinya beragama islam tetapi pada dasarnya ia telah berdusta.
Diantara pendusta agama adalah orang yang tidak peduli terhadap anak yatim, tidak membantu fakir miskin dan orang yang lalai atau lupa akan shalat yang menjadi kewajiban baginya.
Kamis, 21 April 2011
Setiap Penyakit Ada Obatnya
Rasulullah SAW bersabda,
"Setiap penyakit itu pasti ada obatnya, jika tepat obatnya maka penyakit akan sembuh dengan izin Allah SWT."
HR. Muslim.
"Setiap penyakit itu pasti ada obatnya, jika tepat obatnya maka penyakit akan sembuh dengan izin Allah SWT."
HR. Muslim.
Rabu, 20 April 2011
Doa Minta Kesuksesan
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kemurnian iman dan budi pekerti yang baik serta kesuksesan yang disertai oleh keberuntungan dan aku mohon rahmat, kesehatan, keselamatan, pengampunan dan keridhaan dariMu.
Selasa, 19 April 2011
Fatimah binti Rasulullah
Tokoh wanita sahabat ini atau qudwah wanita muslimah merupakan putri pimpinan orang-orang yang bertakwa dan sebaik-baik manusia, bahkan ia putri kesayangan Rasulullah SAW.
Ibundanya adalah Khadijah binti Khuwailid, istri yang sangat dicintai Rasulullah SAW.
Fatimah diberi gelar Ummu Abiha, dan lahir ketika Nabi berumur 35 tahun, lima tahun sebelum masa kenabian.
Ibundanya adalah Khadijah binti Khuwailid, istri yang sangat dicintai Rasulullah SAW.
Fatimah diberi gelar Ummu Abiha, dan lahir ketika Nabi berumur 35 tahun, lima tahun sebelum masa kenabian.
Minggu, 17 April 2011
Derajat Bekerja
Orang Islam yang bekerja juga telah menunaikan titah Allah dan saran Rasulullah SAW.
Allah berfirman,
"Dan setiap mereka mendapat derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka balasan pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tidak dirugikan."
(QS. Al Ahqaaf: 19).
Allah berfirman,
"Dan setiap mereka mendapat derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka balasan pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tidak dirugikan."
(QS. Al Ahqaaf: 19).
Sabtu, 16 April 2011
Umat Paling Utama
Adapun pada zaman diutusnya Rasulullah SAW, maka umat yang paling mulia dan utama adalah umat islam.
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT,
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah yang mungkar, dan beriman kepada Allah.
Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik."
(QS. Ali Imran: 110).
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT,
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah yang mungkar, dan beriman kepada Allah.
Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik."
(QS. Ali Imran: 110).
Jumat, 15 April 2011
Dunia Ladang Persemaian
DalamIslam, pertanggungjawaban hidup kita adalah di akhirat.
Sekecil apapun itu, baik dan buruknya perilaku kita akan dipertanyakan di akhirat kelak.
Rasulullah SAW bersabda,
"Dunia itu adalah ladang persemaian untuk akhirat."
Dunia baik, buah di akhirat akan baik pula.
Dunia buruk, di akhirat pun akan buruk pula.
Tidak ada tawar menawar dalam Islam.
Sekecil apapun itu, baik dan buruknya perilaku kita akan dipertanyakan di akhirat kelak.
Rasulullah SAW bersabda,
"Dunia itu adalah ladang persemaian untuk akhirat."
Dunia baik, buah di akhirat akan baik pula.
Dunia buruk, di akhirat pun akan buruk pula.
Tidak ada tawar menawar dalam Islam.
Kamis, 14 April 2011
Nikmat Waktu
Orang-orang yang menyia-nyiakan nikmat waktu akan dicela oleh Allah SWT.
Allah SWT berfirman,
"Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan apakah tidak datang kepada kamu pemberi peringatan."
(QS. Fathir: 37).
Allah SWT berfirman,
"Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan apakah tidak datang kepada kamu pemberi peringatan."
(QS. Fathir: 37).
Selasa, 12 April 2011
Aisyah Penerang Hadits
Para pembesar sahabat dari Rasulullah SAW apabila menjumpai ketidakfahaman dalam masalah agama, maka mereka datang kepada Aisyah dan menanyakannya hingga Aisyah menyebutkan jawabannya.
Berkata Abu Nusa al-Asy'ari,
"Tidaklah kami kebingungan tentang suatu hadits lalu kami bertanya kepada Aisyah, kecuali kami mendapatkan jawaban dari sisinya."
Shohih Sunan at-Tirmidzi
Berkata Abu Nusa al-Asy'ari,
"Tidaklah kami kebingungan tentang suatu hadits lalu kami bertanya kepada Aisyah, kecuali kami mendapatkan jawaban dari sisinya."
Shohih Sunan at-Tirmidzi
Minggu, 10 April 2011
Haid
Dalam ilmu fiqih, paling cepat masa haid adalah sehari semalam, ada yang 2 hari, 3 hari dan selanjutnya.
Tapi rata-rata selama 6-7 hari, dan yang paling lama 15 hari.
Dan kalau lebih dari itu berarti bukan haid, melainkan darah penyakit.
Tapi rata-rata selama 6-7 hari, dan yang paling lama 15 hari.
Dan kalau lebih dari itu berarti bukan haid, melainkan darah penyakit.
Minggu, 03 April 2011
Kemudahan Menemukan Jalan Keluar
Kemudahan menemukan jalan keluar untuk umat Islam.
Pahamilah itu bukan semata-mat dari hasil usaha kita.
Segalanya datang dari Allah dan segalanya akan kembali kepada ALlah.
Ujian itu akan terangkat, kalau ALlah berkehendak mengangkat.
Sebaliknya, sekeras apapun usaha kita, bila Allah SWT tidak mengangkat ujian itu, maka usaha kita seperti menabur garam di air laut, tidak ada gunanya sama sekali.
Kekuatan fisik, kejernihan pikiran, ketahanan mental atau datangnya orang-orang yang menjadi penolong, semuanya tidak terlepas dari Irodat Allah.
Allah SWT berfirman,
"...barangsiapa bertakwa kepada ALlah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.."
(QS. at-Thalaq: 3).
Maka dari itu, pandanglah kemudahan dalam kesulitan itu secara arif dan luasa.
Masih ada banyak kemudahan lagi kalau kita mau dengan sungguh-sungguh untuk membacanya.
Pahamilah itu bukan semata-mat dari hasil usaha kita.
Segalanya datang dari Allah dan segalanya akan kembali kepada ALlah.
Ujian itu akan terangkat, kalau ALlah berkehendak mengangkat.
Sebaliknya, sekeras apapun usaha kita, bila Allah SWT tidak mengangkat ujian itu, maka usaha kita seperti menabur garam di air laut, tidak ada gunanya sama sekali.
Kekuatan fisik, kejernihan pikiran, ketahanan mental atau datangnya orang-orang yang menjadi penolong, semuanya tidak terlepas dari Irodat Allah.
Allah SWT berfirman,
"...barangsiapa bertakwa kepada ALlah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.."
(QS. at-Thalaq: 3).
Maka dari itu, pandanglah kemudahan dalam kesulitan itu secara arif dan luasa.
Masih ada banyak kemudahan lagi kalau kita mau dengan sungguh-sungguh untuk membacanya.
Langganan:
Postingan (Atom)