Seringkali kita salah dalam memaknai kesabaran.
Kesabaran sering kita bawa ke dalam perspektif yang justru negatif.
Sabar menjadi sangat samar karena bercampur dengan sikap terpaksa.
Sabar yang model terpaksa ini tidak akan mendekatkan diri kita pada kemudahan dan jalan keluar.
Sabar versi terpaksa ini tidak akan menurunka tensi emosional saat diterpa musibah atau terkena hamtaman.
Kita hanya menahan jasad untuk tidak melakukan reaksi negatif, sementara batin kita justru terus bergejolak.
Seperti bom waktu, ia bisa meledak kapan saja, dan ledakannya bisa jadi akan lebih dahsyat.
Kesabaran sering kita bawa ke dalam perspektif yang justru negatif.
Sabar menjadi sangat samar karena bercampur dengan sikap terpaksa.
Sabar yang model terpaksa ini tidak akan mendekatkan diri kita pada kemudahan dan jalan keluar.
Sabar versi terpaksa ini tidak akan menurunka tensi emosional saat diterpa musibah atau terkena hamtaman.
Kita hanya menahan jasad untuk tidak melakukan reaksi negatif, sementara batin kita justru terus bergejolak.
Seperti bom waktu, ia bisa meledak kapan saja, dan ledakannya bisa jadi akan lebih dahsyat.
sabar yg sesungguhnya adalah amarah yg penuh maaf.
BalasHapusWalo org tak marah tp tak memaafkan itukan dendam namanya yoiku versi yg terpaksa
aku belajar sabar jg kang dg cara sedekah...sesuatu yg setahun ini aku tinggalkan. Entah sejak aku di citra seolah aura positif hilang ..bawaannya emosi jiwa. Sampe aku kini sadar apa yg buatku berubah. Semoga Allah mengampuniku dan memberi kesabaran hatiku.
BalasHapussemoga sedekah, kebaikan jg kesabaran sampeyan menghadapi cobaan akan menolong sampyn keluar dari kesulitan. Allah itu sayang sampyn....semua ujian hanya masa peralihan biar jd org yg lebih cemerlang.
BalasHapussemoga sedekah, kebaikan jg kesabaran sampeyan menghadapi cobaan akan menolong sampyn keluar dari kesulitan. Allah itu sayang sampyn....semua ujian hanya masa peralihan biar jd org yg lebih cemerlang.
BalasHapus